Oleh: staisyam | Juni 9, 2010

Video Mesum vs. Arwah Penasaran

Video Mesum vs. Arwah Penasaran

Oleh: Jasmansyah)*

Belum hilang dalam ingatan masyarakat Sukabumi pada kasus amoral yang dilakoni santri salah satu pesantren ternama di Sukabumi, Indonesia kembali tersentak dengan munculnya video mesum yang dibintangi oleh para public pigure negeri ini. Mencuatnya kasus video Zina yang menjadi isu publik akhir-akhir ini, membuat kita terperanjat dan mungkin ada yang shock. Bukan karena video itu diaktori oleh para selebritis ternama, tetapi karena dampak dari peredaran video tersebut. Sudah menjadi rahasia umum jika ada isu yang sedang hangat dibicarakan, maka pada saat yang bersamaan, “arwah penasaran” ribuan bahkan jutaan orang akan tertuju pada isu tersebut. Walaupun kita tidak memiliki data, tapi bisa dipastikan kalau video “zina” tersebut sudah menyedot arwah penasaran jutaan orang. Cukup hanya dengan penasaran? Tidak! Arwah yang penasaran kemudian mencoba mencari dan menyaksikan tayangan itu. Ironisnya, tayangan tersebut tidak hanya dipenasari orang biasa, tapi, disenayanpun isu sempat menjadi gurauan.

Pro kontra pun muncul. Ada yang masih meragukan video itu, ada yakin, dan banyak pula yang masa bodoh. Terlepas dari pro dan kontranya, namun isu tersebut sangat mengganggu ketentraman masyarakat, apalagi hampir setiap hari di update berita infotainment. Dan yang paling mengerikan sesungguhnya adalah banyaknya orang Indonesia yang terjerumus, kemudian ikut nimbrung walau hanya sekedar menonton tayangan amoral itu. Jika hal ini terjadi, maka jutaan orang pun sudah dinodai moralnya walaupun hanya sebagai viewer (penonton). Dampak yang paling menghawatirkan adalah jika tanyangan tersebut menginspirasi banyak orang, khsusnya remaja untuk menonton, lalu mencoba, kemudian…. Hancurlah Indonesia! Ada apa dengan negeri yang katanya menganut budaya eastern ini? Wallahu A’lam!

)*Penulis adalah guru SMAN 1 Sagaranten, ketua IGI Sukabumi, Ketua MGMP Bhs. Inggris, dan dosen pada beberapa PT di Sukabumi.


Responses

  1. Kalau menyangkut,pendidikan islamnya,bukan salah pendidikannya tetapi yang salah nafsu insaninya,dari islampun sudah begitu apalagi diluar islamnya,jadi pada intinya nafsu insani yang membuat manusia jadi salah ok


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: